Meditasi setelah pencerahan diri

Meditasi setelah pencerahan diri

Berikut ini beberapa langkah mudah untuk meditasi bagi yang telah mendapatkan pencerahan diri.

  1. Akan sangat baik jika meditasi dilakukan di depan foto Shri Mataji untuk pemula, sebab dari foto Shri Mataji sebenarnya ada aliran energi yang membantu kita untuk lebih mudah bermeditasi. (Bagi yang cukup sensitif, ketika kedua telapak tangan di hadapkan ke foto Shri Mataji, akan dapat dirasakan angin sejuk dari/ke telapak tangan.)
  2. Silakan duduk tenang dan kedua telapak tangan di taruh di atas paha, menghadap ke atas (Jika ada foto, arah duduk menghadap ke foto). Atensi di taruh di atas kepala (cakra mahkota/sahasrara) atau di
    tengah-tengah dada.
  3. Tenangkan diri, sambil mengatur nafas perlahan2 lewat hidung.
  4. Tangan kanan digerakkan perlahan-lahan dari bawah perut tengah, melalui garis tengah badan, sampai ke atas kepala, seakan-akan menaikkan “air” dari bawah keatas. Coba rasakan ujung-ujung jari dan kundalini yang turut naik seiring dengan gerakan tangan kanan. Silakan dilakukan 2- 3 kali sampai atensi benar-benar stabil di atas kepala (tangan kiri dibiarkan relaks di atas paha).
  5. Coba di rasakan vibrasi di atas kepala dengan menggunakan tangan kanan (tangan kiri menghadap ke foto atau dibiarkan relaks di atas paha). Kemudian ganti rasakan vibrasi di atas kepala dengan menggunakan tangan kiri ( tangan kanan menghadap ke foto atau dibiarkan relaks di atas paha). Ada baiknya kepala agak ditundukkan ketika mengecek vibrasi.
  6. Kedua tangan kembali di taruh relaks di atas paha, sambil “meletakkan” atensi di atas kepala di lokasi anda merasakan vibrasi, tanpa konsentrasi.
  7. Berdiam diri sambil  pasrah kepada Yang Kuasa, tanpa melakukan apa-apa. Pasrahkan diri anda untuk perlahan-lahan memasuki keadaan tanpa pikiran.
  8. Jika ada pikiran kesana-kemari, tidak usah bereaksi. Lihatlah pikiran2 itu dan reaksi-reaksi dalam pikiran seakan riak2 dari kolam yang tenang. Pasrahkan semua pikiran2 itu kepada Yang Kuasa sambil bersikap “memaafkan” pikiran2 tersebut. Bisa juga dalam hati mengucapkan, “Ya Tuhan kuma’afkan dan  kupasrahkan segalanya, termasuk diriku sendiri.” Coba rasakan bagaimana aliran2 pikiran anda mulai melambat dan akhirnya berhenti.
  9. Nikmatilah keadaan tanpa pikiran untuk beberapa menit atau detik.
  10. Untuk mengakhiri meditasi, bisa diulang langkah (4)-(5).